Publikasi

Presenter dan Pemakalah dalam International Seminar of Research Month 2019
21 Okt 2019

Halim Adit Setiawan mempresentasikan penelitiannya bersama Grace Gerungan dan Astri Yogatama, S.Sos., M.Si. di ajang International Seminar of Research Month 2019. Penelitian yang dipresentasikan berjudul “Uses and Gratification of Community Radio: A Case Study of Petra Campus Radio”.

Yuk teman-teman mahasiswa jangan bosan berkreasi, berprestasi, dan menginspirasi!

Baca lebih lanjut>
Pelatihan Laboratorium TV
27 Sep 2019

Selain melalui proses belajar di kelas, mahasiswa Ilmu Komuniasi UK Petra juga mendapatkan bekal kemampuan praktis melalui pelatihan-pelatihan dari para praktisi.

Melalui pelatihan yang diadakan laboratorium, mahasiswa belajar teknik penyiaran, teknik penulisan naskah radio, dan teknik penulisan features dalam bidang sports, musik, maupun fashion.

Baca lebih lanjut>
Teknik Menulis Feature goes to Ubud Writers & Readers Festival
16 Nov 2019

Sebab belajar tak hanya melulu di kelas, tapi juga tentang relasi dan wawasan dengan cara berjumpa para profesional berkelas.

Mahasiswa kelas Teknik Menulis Feature 2019/2020 mengasah rasa dan cita dengan menghadiri Ubud Writers & Readers Festival sebuah even internasional yang telah berlangsung selama 16 tahun.

Baca lebih lanjut>
Observasi Lapangan Kelas Tehnik Mencari dan Menulis Berita
05 Okt 2019

Rabu (25/9), mahasiswa Mata Kuliah Teknik Mencari dan Menulis Berita (TMMB) melakukan praktik di Taman Hiburan Pantai Kenjeran, Surabaya. Di sana mereka melakukan observasi dan wawancara untuk menghasilkan sebuah tulisan soft news. Selain menjadi bagian tugas kuliah, ini juga pengalaman seru buat sebagian mahasiswa (asal luar Surabaya) yang baru pertama kali ke Kenjeran.

Baca lebih lanjut>
Juara II Lomba Marketing Public Relations Communication Festival 2019
01 Nov 2019

Bersyukur atas keberhasilan Liem Michael, Liliana Wijaya, dan Trifena Vania yang meraih Juara II dalam kategori Marketing Public Relations, Communication Festival 2019 di Universitas Multimedia Nusantara, Tanggerang.

Tim ini mengemas konsep integrated marketing communication (IMC) sebuah coffee shop. “Konsep IMC yang kami buat adalah coffee kami bisa menjadi wadah bagi para pengunjung untuk mengkreasikan angan mereka. Tagline kami #bebasberANGAN,” ujar Liliana, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2017.

Selamat Liem Michael, Liliana, dan Vania! Tetap rendah hati dan terus berkarya.

Baca lebih lanjut>
Best Idea kategori Tell A Vision pada lomba EPICENTRUM ke IV
05 Nov 2019

Suryani Shanti, Joshua Alberico, Louise D.M menyabet gelar Best Idea pada Lomba EPICENTRUM kategori Tell A Vision yang diselenggaran Universitas Padjajaran Bandung.

Ide program acara non-drama mereka dianggap fresh dan belum pernah ada di Indonesia. Selain itu, program acara mereka juga dianggap mampu menjadi pembelajaran bagi masyarakat luas.

Selamat Albe, Shanti, dan Louise!

Baca lebih lanjut>
Peraih medali perak di Kejuaraan Renang antar Mahasiswa Se-Indonesia IX
31 Okt 2019

Selamat Aurelia Inggrid Setiono atas prestasinya dari Cabang Olahraga Renang di KRAMSI 2019. Sebelumnya Aurelia juga pernah meraih medali emas dan perak pada cabang 100m gaya kupu-kupu dan 50m gaya bebas. Kiranya segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.

Baca lebih lanjut>
Kunjungan Kelas Media Relations ke Intiland Surabaya
27 Nov 2019

Selain memberikan fondasi konseptual kepada mahasiswa, Ilmu Komuniasi UK Petra juga membekali mereka dengan berbagai pengalaman bersentuhan dengan dunia industry. Salah satunya melalui Company Visit di lingkup local, nasional, maupun internasional. Seperti yang dilakukan mahasiswa kelas Media Relations yang berkunjung ke Divisi Corporate Communication PR Intiland Development Tbk. Di sana mereka mendengarkan sharing tentang pentingnya mengelola relasi dengan media dalam rangka menjaga citra perusahaan.

Baca lebih lanjut>
Mencetak Prestasi dalam KOMFIEST 2019
10 Apr 2019
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UK Petra berhasil memboyong beberapa gelar juara dalam ajang nasional Komunikasi Fiesta yang diadakan oleh Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya pada 4-6 April 2019.
 
Perwakilan tim Ilmu Komunikasi UKP yang terdiri dari Liem, Michael (alumnus SMA Kr. Tritunggal Semarang), Jessica Michelle (alumnus SMAK Santo Paulus Jember) dan Jessica Idelia (alumnus SMAK Santo Paulus Jember) membuat proposal kampanye berjudul Let's Fight Against Hoax and Be A #SmartVoters. Dalam proposal tersebut tim ini merumuskan 4 strategi untuk menanggulangi hoax dan mengedukasi masyarakat agar menjadi #SmartVoters. Setelah melalui tahap penyisihan dan mempresentasikan karya mereka di hadapan juri, tim ini akhirnya membawa pulang gelar juara 3, mengalahkan 9 tim lainnya.
 
Masih seputar topik pemilihan umum, perwakilan mahasiswa yang terdiri dari Revand Tannur (alumnus SMA), Irene Yuarita (alumnus SMA), Axl Jevison (alumnus SMA), dan Celyne Halim (alumnus SMAK Frateran Surabaya) berhasil menjadi juara favorit lewat karya Video Adverstisement "#PEMILIHPEMULA, Jangan Mengeluh Ayo Bertindak". Melalui video iklan berdurasi 2 menit tersebut, keempat mahasiswa ini ingin mengajak masyarakat milenial untuk tidak golput.
 
Selain video iklan, dua tim lain juga berhasil meraih juara lewat karya video. Charles Endriko (alumnus SMAK St. Louis 2 Surabaya), Sellina Tanya (alumnus SMA Cita Hati East Surabaya), dan Titania Dewanti (alumnus SMA Cor Jesu Malang) membuat video blog edukasi dengan sedikit sketsa berjudul "Perkembangan Media=Penurunan Kualitas Hidup?". Vlog tersebut membahas tentang tipe-tipe netizen di media sosial, khususnya mereka yang tidak menggunakan media sosial dengan bijak. Setelah lolos ke dalam lima besar, mereka kemudian diminta membuat meme yang akhirnya berhasil menjadikan mereka juara 2 dalam Creative Content Competition.
 
Terakhir, di bidang Short Movie Competition, Sarah Azaliah (alumnus SMA Kr. Petra 4 Sidoarjo) bersama 2 mahasiswa dari jurusan Manajemen Bisnis dan Desain Komunikasi Visual berhasil membawa pulang juara 3 lewat video berjudul Adjacency. Sebelumnya di babak penyisihan mereka juga membuat film pendek berjudul Pa.Ra.Doks. Kedua karya tersebut berangkat dari key message yang sama bahwa media mampu mendekatkan yang jauh dan mempererat yang dekat.
 
Ketika ditanya mengenai kesulitan dalam pengerjaan karya, mayoritas dari para mahasiswa ini mengatakan cukup kesulitan untuk menyatukan ide dari beberapa kepala yang berbeda. "Setiap individu memiliki tumpuan berbeda, dan akhirnya apa yang dianggap penting pun berbeda. Tetapi, tetap pada akhirnya semua akan saling melengkapi," tutup Charles Endriko.
Baca lebih lanjut>
Runner Up "Frekuensi-Radio Announcer Competition" STIKOSA-AWS
10 Mei 2019
Mahasiswa Ilmu Komunikasi kembali membawa pulang gelar juara. Velly Christine Ratu Edo berhasil menjadi Runner Up dalam "Frekuensi-Radio Announcer Competition" yang diadakan oleh AWS-Radio (radio kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya) pada 28 April 2019 lalu.
 
Di babak penyisihan, peserta diminta memilih berita yang telah diberikan oleh panitia dan menyajikannya dalam bahasa tutur di hadapan juri. Dari babak penyisihan, diambil 10 peserta yang selanjutnya melakukan announcing lagi di babak final. Selain Velly, tiga mahasiswa Ilmu Komunikasi UK Petra lain juga berhasil masuk ke dalam Top 10. Mereka adalah Jeffrey Hendrawan (alumnus SMAK St. Louis 1 Surabaya), Felicia Clairine (alunus SMA Kr. Petra 2), dan Grace Gerungan (alumnus SMAK W. R. Soepratman 020 Samarinda). 
 
"Waktu final sempat mengalami kendala soalnya berita yang aku pilih sama kayak peserta lain, akhirnya aku memutuskan untuk ganti naskah dan waktunya sudah mepet dengan giliranku maju. Puji Tuhan bisa dapat juara 2," ujar Velly.
 
Alumnus SMAK St. Yoseph Denpasar ini mengaku memang menyukai dunia penyiaran sejak SMA. Sebelumnya ia juga pernah mengikuti kompetisi nasional COMMUNIPHORIA yang juga diadakan oleh Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra dan menjadi juara. Berangkat dari hobi tersebut, Velly semakin memantapkan niatnya untuk mempelajari lebih dalam tentang penyiaran.
Mahasiswa angkatan 2018 ini kemudian menjadi anggota Petra Campus Radio (PCR), dimana ia bertugas sebagai announcer dan juga public relations. Dari organisasi ini, Velly merasa sangat terbantu dalam persiapan lomba.
"Waktu awal masuk PCR sempat diberi workshop tentang announcing. Dari situ banyak ilmu yang diterapkan saat lomba kemarin," tuturnya.

Selamat kepada Velly, terus menginspirasi teman-teman yang lain!
Baca lebih lanjut>
Menguji Kemampuan Diri Lewat Pemilihan Cak & Ning Surabaya 2019
07 Mei 2019

Berawal dari dorongan kakak rohaninya, Joanna Kusumadewi tertarik untuk mengikuti ajang Pemilihan Duta Wisata Cak & Ning Surabaya 2019. Awalnya Joanna sempat ragu untuk bergabung, namun dengan dukungan dari orangtua dan teman-temannya, mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2016 ini akhirnya memantapkan diri untuk mendaftar. "Setelah ngobrol sama beberapa orang, akhirnya memutuskan untuk mencoba. Jadi, sekalian menguji kemampuan diri, kira-kira sampai batas mana kemampuanku ini. Dengan cara ini aku bisa tau harus meningkatkan dan memperbaiki di bagian mana," tutur Joanna.

Liburan semester lalu pun dimanfaatkan Joanna untuk mempersiapkan diri. Tak hanya browsing informasi seputar Surabaya di internet, Joanna juga turut mengunjungi berbagai destinasi wisata di Surabaya. Seperti De Javasche Bank, Cak Durasim, Balai Pemuda, dan masih banyak lagi. Joanna juga belajar lebih dalam tentang public speaking, catwalk, dan hal-hal teknis lain yang dibutuhkan dalam seleksi nantinya.

"Setelah masuk ke penyisihan, sempat takut karena harus bisa membagi waktu. Apalagi sekarang saya sudah semester 6, tentu tugas semakin banyak dan saya dituntut untuk bisa membagi waktu dan pikiran untuk kuliah dan juga untuk Cak & Ning ini. Tantangan terberat adalah bagaimana saya harus menjaga tubuh tetap fit walaupun aktivitasnya sangat padat," jawab alumnus SMAN 16 Surabaya ini ketika ditanya tentang kesulitan yang dihadapi selama persiapan.

Joanna juga mengaku sangat bersyukur sebagai mahasiswi Ilmu Komunikasi. Menurutnya, ada banyak skill-skill komunikasi yang dipraktikkannya dalam seleksi ini seperti public speaking, branding, creative thinking, dan juga teamwork. "Di Ilmu Komunikasi saya dan teman-teman selalu diminta untuk membawakan presentasi yang proper. Di salah satu babak penyisihan kemarin saya mengaplikasikan hal ini, yaitu menggunakan cue card saat presentasi, dan akhirnya saya dipuji oleh dewan juri karena dianggap lebih profesional dibanding peserta yang lain."

Setelah menjalani rangkaian seleksi tersebut, Joanna akhirnya terpilih sebagai Ning Persahabatan 2019. Nanti, Joanna akan menjalani penugasan protokoler, penugasan daerah, guiding di Bus Surabaya Shopping and Culinary Track (SSCT) serta menjadi liaison officer (LO) bagi tamu kehormatan baik nasional maupun internasional yang berkunjung ke Surabaya.

Selamat bertugas sebagai Ning Surabaya 2019, Ning Joanna! Tuhan memberkati.

Baca lebih lanjut>
FINAL COMMUNIPHORIA 2019
16 Mar 2019

Communiphoria adalah acara tahunan dari gabungan laboratorium Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra Surabaya. Communiphoria 2019 sendiri mengangkat judul "CRACK!" untuk mengajak siswa-siswi SMA berani membuka diri dan berinovasi dengan teknologi agar dapat memecahkan masalah sosial di sekitar mereka. Dalam kompetisinya, peserta yang telah mendaftarkan diri ditantang untuk menyuarakan ide-ide kreatif mereka dalam bentuk 4 produk komunikasi yaitu: TV Advertising, Radio Feature, Newsletter, dan Public Relations Campaign

Grand Final Communiphoria diselenggarakan 15-16 Maret 2019 lalu, bersamaan dengan rangkaian Communication Event Series yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, di Ciputra World Surabaya. Dalam acara tersebut diadakan pula talkshow bersama Adiyat Yori Rambe dari komunitas anti-bullying Sudah Dong dan Workshop "Food Photography using Smartphone" bersama Karlina Chandra.

Di babak final ini, 8 tim yang terpilih sebagai finalis membuat kembali dan mempresentasikan hasil karya mereka berupa Video Feature dan Radio Feature. Untuk bidang Public Relations, finalis membuat booth untuk mempromosikan kampanye kreatif yang mereka buat, sedangkan finalis bidang Jurnalistik membuat newsletter tentang rangkaian acara Grand Final Communiphoria 2019. Tahun ini, SMAK Santo Yoseph Denpasar berhasil membawa pulang gelar juara I. Sedangkan juara II dan III masing-masing diraih oleh SMA Kr. Gloria 2 Surabaya dan SMAN 3 Denpasar.

Baca lebih lanjut>
JUARA III LIVE REPORT TELEVISIONAIR 2019
20 Mar 2019
Setelah berhasil masuk Top 15 Lomba Presenter Emtek Goes to Campus pada 2018 lalu, Jeffrey Hendrawan kembali menantang dirinya dengan mengikuti perlombaan serupa.
 
Usai melewati babak penyisihan dengan repostase tentang festival Cap Go Me, Jeff diminta untuk menulis naskah berita dan melakukan reportase langsung di depan juri berdasarkan tema yang diberikan di babak final. Penampilan tersebut berhasil mengantarkan mahasiswa semester dua ini menjadi juara III dalam mata lomba Live Report-Televisionair 2019 yang diadakan oleh Universitas Multimedia Nusantara pada 8 Maret 2019.
 
Alumnus SMA St. Louis 1 ini berharap, dirinya bisa memotivasi teman-temannya yang lain untuk ikut lomba. "Awalnya aku pesimis, masih semester dua kok ikut lomba nasional. Tapi sekarang setelah menang lomba ini aku berharap teman-teman bisa termotivasi dan nggak takut ikut lomba walaupun masih semester awal. Kalau kita punya bakat harus digali supaya bisa jadi berkat buat orang lain."

 

Baca lebih lanjut>
NEW IKOM UKP
16 Mar 2019

Sabtu, 16 Maret 2018, Ilmu Komunikasi UK Petra meresmikan dua program baru di bawah Prodi Ilmu Komunikasi di Hotel Ciputra World Surabaya. Peresmian ini dilakukan Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., Rektor Universitas Kristen Petra di hadapan perwakilan SMA-SMA, dosen dan mahasiswa Ikom UKP, serta rekan-rekan media.

Dua program baru yang dibuka adalah Program STRATEGIC COMMUNICATION dan BROADCAST AND JOURNALISM. Kedua program ini akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2020/2021, dan pendaftarannya akan dimulai Agustus 2019.

Peresmian program baru dilanjutkan dengan seminar tentang peluang dan tantangan profesi bidang Strategic Communication dan Broadcast&Journalism. Materi dibawakan oleh Firsan Nova (Managing Director Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication) dan Budiono Darsono (President Commissioner Kumparan). Acara dilanjutkan dengan workshop School Branding yang disampaikan oleh Lia Sidik dan workshop Creative Content for Youtube oleh Daniel Budiana

Terimakasih untuk semua pihak yang mendukung sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar. Kiranya Tuhan terus menyertai kami, mendidik mahasiswa-mahasiswa yang dipercayakan pada kami.

 

Baca lebih lanjut>
COMMUNICATION: CHANGING AND CHALLENGING
05 Mar 2019

FAQ:
1. Kenapa untuk “komunikasi” saja mesti kuliah? Semua orang kan sudah bisa “ngomong”?
2. Kuliah komunikasi itu belajar apa sih?
3. Lulus kuliah komunikasi bisa jadi apa?
4. Bagaimana prospek kerja bidang komunikasi di masa depan?

Ilmu Komunikasi UK Petra menggelar COMMUNICATION EVENT SERIES untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.
Hadiri Seminar Nasional, Workshop dan juga Pameran Karya Dosen dan Mahasiswa di LG Atrium Ciputra World Mall, Surabaya pada 15-17 Maret 2019.

Baca lebih lanjut>
Hari Pers Nasional
09 Feb 2019

Ilmu Komunikasi UK Petra turut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2019 yang diselenggarakan tanggal 7 Februari 2019 di Surabaya. Dalam kesempatan ini, UK Petra menjadi tuan rumah Diskusi Anugerah Adinegoro 2019. Bekerjasama dengan Suara Surabaya, Ilmu Komunikasi UK Petra turut menyukseskan perhelatan anugerah jurnalistik tertinggi di Indonesia ini.

Pada saat yang sama, beberapa mahasiswa kami juga meramaikan Media Exhibition di Grand City Surabaya. Selain menyuarakan pendapat mengenai Pers Indonesia, para mahasiswa tersebut juga berkesempatan mencoba on air bersama Produser Metro TV Jawa Timur Joshua Reno.

Terimakasih kepada Suara Surabaya, Metro TV Biro Jatim, dan Panitia Hari Pers Nasional 2019 atas kesempatan yang diberikan kepada kami. Semoga Pers Indonesia terus setia menjadi pewarta kebenaran di negara ini.

Dokumentasi selengkapnya di @ikom_ukp

Baca lebih lanjut>
COMMUNIPHORIA 2019: CRACK!
12 Feb 2019

Rangkaian kegiatan Communiphoria 2019 masih berlangsung.

Dengan mengangkat judul "CRACK!", Communiphoria 2019 mengajak siswa-siswi SMA untuk berani membuka diri dan berinovasi dengan teknologi agar dapat memecahkan masalah sosial di sekitar mereka. Dalam kompetisinya nanti, peserta yang telah mendaftarkan diri akan ditantang untuk menyuarakan ide-ide kreatif mereka dalam bentuk 4 produk komunikasi yaitu: TV Advertising, Radio Feature, Newsletter, dan Public Relations Campaign

Sekarang, waktunya untuk menguji dan mengasah kemampuan kalian!
Segera daftarkan dirimu di Lomba Communiphroia 2019 sebelum 23 Februari 2019!

Kami tunggu hasil karya kalian dan menangkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah!

Baca lebih lanjut>
Karya Keenam Winona Araminta (2016) Dibukukan dalam Antologi "Mantra Ilusi"
12 Feb 2019

Menjalani hobi menulis sejak SD, karya Winona Araminta kembali dibukukan pada awal Januari 2019 kemarin. Berawal dari iseng mengikuti sayembara penulisan puisi yang diadakan oleh Mandala Publisher, karya berjudul "Jangan Menutup Telinga" tersebut akhirnya diterbitkan dalam antologi puisi bertajuk "Mantra Ilusi".

Mahasiswi yang akrab disapa Nana ini mengatakan bahwa ini adalah kali keenam karyanya dibukukan. Awalnya Nana sempat berpikir untuk berhenti menulis karena ingin fokus kuliah. "Sebelumnya udah nggak mau nulis lagi, ternyata di FIKOM didukung untuk berkarya. Selain kuliah mahasiswa juga diminta banyak baca buku. Dari situ perbendaharaan kataku meningkat dan jadi pengen nulis lagi."

Saat ini, Nana menjalani perkuliahan di semester 6 dan mengambil konsentrasi Marketing Public Relations. Selain itu, ia masih terus mengirimkan karyanya ke beberapa sayembara dan rencananya akan berkolaborasi bersama kawan-kawan yang juga menyukai penulisan puisi.
 
 
 
 

 

Baca lebih lanjut>
Mengejar Impian Masa Kecil ke Negeri Ginseng
31 Jan 2019

Tinggal di luar negeri adalah salah satu impian Sidartha Keanu Liem sejak kecil. Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2016 yang akrab disapa Keanu ini kemudian mewujudkan impiannya itu lewat Student Exchange di Korea Selatan pada Agustus-Desember 2018 lalu.

Universitas Kristen Petra memang mendorong mahasiswanya untuk merasakan pengalaman internasional. Hal tersebut difasilitasi oleh Biro Administrasi Kerjasama dan Pengembangan (BAKP) yang menawarkan Semester Length Program seperti Double Degree, Joint Degree, Student Exchange dan juga beberapa Short Program seperti Petra Summer Program dan Community Outreach Program yang pelaksanaannya hanya 2-3 minggu.

Berbeda dengan Double Degree dan Joint Degree, Student Exchange lebih menawarkan pada pengalaman yang didapat ketika menjalani studi di luar negeri. Peserta program ini tidak mendapat gelar tambahan seperti pada dua program lainnya. Berbekal impiannya untuk merasakan pengalaman tinggal di luar negeri, Keanu akhirnya mendaftarkan diri untuk Student Exchange periode Fall 2018 dan berhasil diterima di Dongseo University, Korea Selatan.

Selama kurang lebih satu semester, Keanu belajar hidup mandiri dan berinteraksi dengan orang-orang baru dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Mexico, Thailand, Vietnam, Rusia, Uzbekistan, dan masih banyak lagi. Walaupun awalnya sempat mengalami kendala bahasa, Keanu merasa Student Exchange memberinya wawasan baru tentang kebudayaan berbagai negara.

Selain mengikuti kelas Korean Language, Keanu juga tetap mengikuti beberapa kelas penyetaraan mata kuliah Ilmu Komunikasi seperti Negotiating in the Global Age, Media and Culture, dan Content Marketing. Menurutnya, bentuk pembelajaran di Dongseo University kurang lebih sama dengan di UK Petra. "Di sana dosen lebih sering jelasin power point terus mahasiswa diskusi sama temen kelompok. Ujiannya juga kurang lebih sama, rata-rata paper atau presentasi tentang analisis kasus gitu."

Ketika ditanya tentang pengalaman paling berkesan selama menjalani Student Exchange, Keanu menjawab ia benar-benar merasakan keluar dari zona nyaman. "Selama ini banyak yang ragu ikut Student Exchange karena takut kuliah molor dan lain-lain. Tapi menurutku hal itu worth it. Soalnya apa yang kamu dapat bener-bener pengalaman sekali seumur hidup yang nggak terlupakan. Mulai dari menghadapi orang-orang dari luar negeri sampai adaptasi dengan lingkungan yang beda. Student Exchange ini kalo menurutku bener-bener langkah keluar dari zona nyaman. Ngelatih diri banget sih," tutupnya.


Baca lebih lanjut>
"QARAH", karya Sarah dalam Serial Time Series Inspocreative "Bersama Waktu"
29 Jan 2019

Cerita pendek karya Sarah Azaliah Karsa (Ikom, 2016) berhasil dibukukan dalam Serial Time Series "Bersama Waktu" dan diterbitkan pada Desember 2018 lalu. Cerpen berjudul "Qarah" miliknya termasuk dalam 78 karya terbaik dari 1100++ karya nasional yang diikutkan dalam Sayembara Menulis Cerpen Mini yang diadakan oleh @inspo.creative

Secara singkat Qarah bercerita tentang Andini yang sangat time-oriented. Suatu hari ia dipertemukan kembali dengan Davin, kawan lamanya yang menyadarkannya tentang konsep Qarah. Melalui cerpen ini, Sarah ingin menyampaikan bahwa waktu tidak bisa diulang dan tidak bisa diatur oleh manusia, begitu juga dengan momentum. Sama seperti Qarah, yang dalam bahasa Ibrani artinya adalah "being in the right time, and in the right place".

Selama persiapannya, mahasiswi konsentrasi Marketing Public Relations ini mengaku banyak dibantu oleh dosen FIKOM khususnya saat brainstorming. Saat ini, selain disibukkan dengan perkuliahan, Sarah juga masih sering menulis di waktu senggang, dalam waktu dekat ceritanya yang lain akan diterbitkan dalam buku "Terima Kasih Ibu".

Selamat untuk Sarah, terus berkarya & menginspirasi.

Baca lebih lanjut>
Menampilkan 1-20 dari 37 item.